HUMAS DU – DEPOK. Kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Takwa) yang diselenggarakan oleh SMPIT Darojaatul ‘Uluum bukan sekadar agenda bermalam di sekolah. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembinaan iman dan karakter siswa melalui pengalaman belajar yang bermakna dalam suasana pendidikan Islam terpadu. Melalui MABIT, sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman yang dapat membentuk kepribadian siswa secara utuh.
MABIT SMPIT DU yang dilaksanakan pada Kamis–Jumat, 12–13 Februari 2026 mengusung tema “Generasi Berakhlak Mulia, Berprestasi, dan Mandiri”. Tema ini sejalan dengan tujuan pendidikan di SMPIT Darojaatul ‘Uluum, yaitu membentuk siswa yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kekuatan iman, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Selama kegiatan berlangsung, siswa dibimbing untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui berbagai aktivitas ruhiyah seperti shalat berjamaah, tilawah Al-Qur’an, dan refleksi diri. Pembiasaan ini menjadi bagian penting dari proses pendidikan karakter Islam, di mana nilai iman dan takwa tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga dipraktikkan secara langsung. Suasana kebersamaan yang terbangun selama MABIT turut menghadirkan pengalaman spiritual yang berkesan bagi para siswa.
Ustadz Susanto, M.Pd., selaku Wali Kelas 9A, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari kegiatan MABIT SMPIT Darojaatul ‘Uluum 2026. Menurut beliau, tema “Generasi Berakhlak Mulia, Berprestasi, dan Mandiri” sangat relevan dengan tujuan pendidikan, karena menekankan pentingnya pembentukan iman, takwa, dan akhlak mulia sebagai fondasi utama siswa. Ia meyakini bahwa MABIT menjadi momentum bagi siswa untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memotivasi mereka agar tumbuh sebagai generasi yang berprestasi dan mandiri.
Senada dengan hal tersebut, Ustadz Lutfi Akip Alfian, M.Pd., selaku Wali Kelas 9B, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, kekompakan, dan keikhlasan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan. Ia juga mengapresiasi peran para alumni, pemateri, serta seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Menurut beliau, MABIT bukan hanya agenda rutin, melainkan momentum untuk memperkuat iman, memperdalam takwa, serta mempererat ukhuwah. Nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan beliau pun membuka ruang evaluasi demi perbaikan kegiatan di masa mendatang.
Keseruan dan manfaat kegiatan MABIT juga dirasakan langsung oleh para siswa. Salah satunya disampaikan oleh Alfarizy Aulia Ananda R, siswa kelas 9, yang mengungkapkan bahwa MABIT tahun ini terasa sangat menyenangkan. Ia menilai materi yang disampaikan menarik dan mudah dipahami, serta cara penyampaian para pemateri yang santai dan asyik membuat suasana kegiatan menjadi lebih hidup. Ungkapan terima kasih pun ia sampaikan kepada para kakak pemateri yang telah berbagi ilmu dan pengalaman selama kegiatan berlangsung.
Selain penguatan spiritual, MABIT juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi siswa dalam melatih kemandirian, kedisiplinan, serta tanggung jawab. Melalui interaksi dan kebersamaan selama kegiatan, siswa belajar saling menghargai, bekerja sama, dan menumbuhkan empati terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi Islami yang berakhlak mulia.
Sebagai sekolah Islam terpadu, SMPIT Darojaatul ‘Uluum terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang holistik dengan mengintegrasikan aspek akademik, spiritual, dan karakter dalam setiap programnya. Kegiatan MABIT menjadi salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

