HUMAS DU – DEPOK. Yayasan Darojaatul ’Uluum secara resmi telah menggelar kegiatan Lepas Sambut Kepengurusan Yayasan sebagai bagian dari proses estafet amanah dan penguatan tata kelola lembaga. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh jajaran pengurus, pimpinan unit pendidikan, serta keluarga besar Yayasan Darojaatul ’Uluum. Momentum ini menjadi penanda berlanjutnya komitmen yayasan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang unggul dan berkarakter.
Dalam kesempatan tersebut, keluarga besar Yayasan Darojaatul ’Uluum menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada kepengurusan yayasan yang baru. Adapun susunan kepengurusan terbaru Yayasan Darojaatul ’Uluum terdiri dari Syarif Hidayat, S.T., Drs. Achmad Djubaedi, MBA, dan Hj. Isah Anisah sebagai Pembina, Irfandi Fathurrizki, S.S. sebagai Pengawas, Muhammad Wijdan, S.Kom. sebagai Ketua Yayasan, Lina Laelan Nazah, S.S. sebagai Bendahara, serta Rika Rahmiyati, S.Sn. sebagai Sekretaris. Seluruh pengurus diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan semangat pengabdian demi kemajuan Yayasan Darojaatul ’Uluum.
Pada kegiatan tersebut, Bapak Drs. Achmad Djubaedi, MBA selaku Pembina Yayasan menyampaikan bahwa momen lepas sambut ini merupakan momen yang sangat bersejarah. Beliau menuturkan bahwa perubahan susunan pembina dan pengurus kali ini bersifat cukup total secara struktural, meskipun secara personal masih diisi oleh sosok-sosok yang telah lama berkontribusi di yayasan. Hal ini menunjukkan kesinambungan perjuangan yang tetap terjaga seiring dengan pembaruan kepemimpinan. Beliau juga menjelaskan bahwa Yayasan Darojaatul ’Uluum didirikan pada tahun 2008 dan bahwa perubahan kepengurusan saat ini menandai peralihan dari generasi pertama menuju generasi kedua Yayasan Darojaatul ’Uluum.
Sementara itu, Bapak Syarif Hidayat, S.T. selaku Ketua Yayasan periode sebelumnya menyampaikan doa dan harapan agar Yayasan Darojaatul ’Uluum dapat terus berkembang dan semakin maju. Dalam suasana penuh keikhlasan, beliau juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pembina dan pengurus atas segala kekurangan selama masa jabatannya. Beliau menegaskan keyakinannya bahwa dengan adanya estafet kepemimpinan, Yayasan Darojaatul ’Uluum akan melangkah lebih jauh serta menyatakan komitmennya untuk tetap mendoakan, mendukung, dan mensupport setiap program yang akan dijalankan oleh pengurus yayasan yang baru.
Pada kesempatan yang sama, Bapak Muhammad Wijdan, S.Kom. selaku Ketua Yayasan Darojaatul ’Uluum yang baru turut menyampaikan tanggapan dan refleksi perjalanannya bersama yayasan. Beliau menceritakan bahwa keterlibatannya di Yayasan Darojaatul ’Uluum bermula sekitar tahun 2018, saat dirinya dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Wakil Sekretaris Yayasan. Pada masa awal tersebut, beliau mengakui bahwa dirinya belum memiliki banyak pemahaman tentang pengelolaan yayasan dan tidak pernah memiliki cita-cita pribadi untuk terjun mengurus yayasan secara langsung.
Namun demikian, beliau meyakini bahwa perjalanan tersebut merupakan bagian dari takdir dan proses pembelajaran yang telah Allah siapkan. Bapak Muhammad Wijdan menyampaikan bahwa ayahandanya, Bapak H. Abdullah, merupakan sosok perintis Yayasan Darojaatul ’Uluum. Seiring waktu, ketertarikannya terhadap dunia organisasi yang tumbuh sejak masa perkuliahan menjadi bekal penting dalam memahami dinamika pengelolaan yayasan. Menurutnya, berbagai pengalaman yang dilalui, termasuk dinamika dan tantangan dalam organisasi, merupakan fitrah yang justru membentuk kedewasaan dan kesiapan dalam mengemban amanah yang lebih besar.
Beliau juga membagikan kisah yang sangat berkesan, ketika dalam masa-masa penuh dinamika di lingkungan sekolah, Bapak H. Abdullah pernah menyampaikan sebuah cerita yang menjadi sumber renungan dan motivasi. Diceritakan bahwa Bapak H. Abdullah pernah bermimpi bertemu Rasulullah ﷺ, dengan pesan tentang menyejahterakan kehidupan di samping kali, yang kemudian dimaknai sebagai cita-cita besar berdirinya Yayasan Darojaatul ’Uluum. Kisah tersebut menjadi penguat spiritual dan pengingat bahwa perjuangan di yayasan ini tidak hanya bersifat organisatoris, tetapi juga bernilai ibadah dan amanah besar yang harus dijaga dengan keikhlasan.
Lepas sambut kepengurusan ini menjadi simbol kesinambungan visi dan misi Yayasan Darojaatul ’Uluum dalam membina generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Pergantian kepengurusan tidak hanya dimaknai sebagai perubahan struktural, tetapi juga sebagai penguatan sinergi dan kolaborasi untuk menghadirkan pengelolaan yayasan yang profesional, amanah, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sebagai yayasan yang menaungi SIT Darojaatul ’Uluum, kegiatan ini sekaligus mempertegas peran yayasan dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan Islam terpadu yang holistik. Dengan kurikulum terintegrasi, pendampingan karakter yang berkelanjutan, serta tenaga pendidik yang kompeten, SIT Darojaatul ’Uluum terus berupaya mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai iman dan akhlak.

