Depok, September 2026 — Belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam ruang kelas. Melalui pengalaman langsung, peserta didik dapat menemukan pengetahuan baru, mengembangkan rasa ingin tahu, serta belajar berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya. Semangat inilah yang hadir dalam kegiatan Outing Class SDIT Darojaatul ‘Uluum yang dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026.
Kegiatan Outing Class SDIT Darojaatul ‘Uluum diikuti oleh peserta didik Fase A, Fase B, dan Fase C. Setiap fase mendapatkan destinasi dan konsep pembelajaran yang berbeda sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan peserta didik. Meskipun memiliki aktivitas yang beragam, seluruh kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar di luar kelas yang edukatif, menyenangkan, dan bermakna.
Peserta didik Fase A mengikuti kegiatan Outing Class Goes to Cimory dengan tema “Explore, Learn, and Grow” di Cimory Dairyland Riverside, Bogor. Dengan suasana yang asri dan menyenangkan, ananda mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat dunia peternakan, hewan, dan lingkungan. Rasa ingin tahu terlihat dari antusiasme anak-anak saat mengeksplorasi berbagai hal yang ada di sekitar mereka. Pengalaman ini menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk belajar sambil bermain, mengamati, dan mengalami secara langsung.
Sementara itu, peserta didik Fase B Kelas 3 dan 4 mengikuti Fun Techno Trip melalui EXPO GELATIK (Eksplorasi Gerak, Gaya, Energi, dan Teknologi Transportasi Seru dan Asyik). Kegiatan berlangsung di Stasiun LRT dan kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan pendampingan dari tim LRT dan tim TMII. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak menjelajahi dunia teknologi, transportasi, energi, gerak, dan gaya yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pengalaman menggunakan dan mengenal transportasi publik juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengamati, bertanya, serta memahami perkembangan teknologi di lingkungan sekitar.
Adapun peserta didik Fase C mengikuti kegiatan Tofuntastic dengan tema “Menelusuri Jejak Kedelai dari Ladang hingga Jadi Hidangan Sehat” di Indotofu, Cisarua, Bogor. Dalam kegiatan ini, ananda diajak melihat lebih dekat proses di balik sebuah produk yang selama ini mungkin hanya mereka kenal sebagai makanan. Dari proses pengolahan hingga menjadi produk yang siap digunakan, peserta didik memperoleh gambaran bahwa setiap produk membutuhkan proses, ketelitian, keterampilan, dan kerja sama.
Ketiga kegiatan tersebut menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar melalui pengalaman nyata. Melalui kegiatan experiential learning, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat mengamati, mengeksplorasi, mencoba, bertanya, berkomunikasi, dan menemukan pengetahuan baru secara langsung.
Kepala SDIT Darojaatul ‘Uluum, Ustadz Ulil Amri, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan outing class menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik melalui kegiatan belajar di luar lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, kegiatan Outing Class SDIT Darojaatul ‘Uluum yang dilaksanakan pada tanggal 24 September 2026 berjalan dengan baik, lancar, dan penuh keceriaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik melalui kegiatan belajar di luar lingkungan sekolah.”
Ustadz Ulil Amri, M.Pd. juga menjelaskan bahwa setiap fase mendapatkan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik.
“Pada kegiatan kali ini, setiap fase mendapatkan pengalaman belajar yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Fase A melaksanakan kegiatan di Cimory River Side, Fase B melakukan pembelajaran dan pengalaman menggunakan LRT di kawasan Taman Mini, sedangkan Fase C melaksanakan kegiatan di Indotoffu. Beragam pengalaman tersebut diharapkan dapat menambah wawasan, kemandirian, keberanian, serta kemampuan peserta didik dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.”
Beliau turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh guru, tenaga kependidikan, pendamping, serta orang tua yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga Outing Class bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan dapat menumbuhkan karakter positif pada diri setiap peserta didik.”
Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Outing Class SDIT Darojaatul ‘Uluum’, Miss Nurul Hidayahtunajah, S.Pd., menggambarkan rangkaian kegiatan ini sebagai sebuah perjalanan yang menghadirkan tiga cerita berbeda bagi peserta didik.
“Sebuah Perjalanan, Tiga Cerita. Kegiatan Outing Class SDIT Darojaatul Uluum menjadi salah satu momen yang penuh keceriaan dan pengalaman berharga bagi ananda. Setiap fase memiliki destinasi dan cerita yang berbeda, namun semuanya menghadirkan kesempatan bagi ananda untuk belajar melalui pengalaman secara langsung.”
Miss Nurul menjelaskan bahwa perjalanan Fase A di Cimory Dairyland menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan melalui eksplorasi dunia peternakan, hewan, dan lingkungan. Sementara itu, Fase B mendapatkan pengalaman menjelajahi dunia teknologi, transportasi, energi, serta berbagai perkembangan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari melalui Expo GELATIK. Adapun Fase C memperoleh pengalaman belajar di Indotofu dengan melihat lebih dekat proses di balik produk pangan yang mereka kenal dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Miss Nurul, setiap perjalanan memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk membuka wawasan baru. Belajar tidak hanya berlangsung melalui materi yang disampaikan di kelas, tetapi juga melalui proses mengamati, bertanya, mencoba, mengeksplorasi, dan berinteraksi dengan lingkungan.
“Tiga fase, tiga destinasi, dan tiga pengalaman yang berbeda. Namun, semuanya memiliki satu cerita yang sama: tentang belajar, mencoba, mengeksplorasi, dan menciptakan kenangan bersama. Karena sejatinya, setiap perjalanan adalah ruang belajar, dan setiap pengalaman adalah cerita yang akan dikenang.”
Rangkaian Outing Class Fase A, B, dan C SDIT Darojaatul ‘Uluum menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang secara lebih utuh. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga melatih kemandirian, keberanian, komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, serta kemampuan peserta didik dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan belajar di luar kelas, siswa mendapatkan pengalaman bahwa proses belajar dapat berlangsung di mana saja. Cimory Dairyland menjadi ruang eksplorasi bagi Fase A, teknologi transportasi menjadi pengalaman belajar bagi Fase B, sementara proses pengolahan pangan menjadi pembelajaran bermakna bagi Fase C. Ketiganya menjadi bagian dari perjalanan pendidikan yang dirancang agar anak dapat belajar dengan cara yang aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangannya.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen SDIT Darojaatul ‘Uluum dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengalaman nyata peserta didik. Bagi calon orang tua dan calon peserta didik yang sedang mencari sekolah Islam terpadu di Depok, pengalaman pembelajaran seperti ini menjadi salah satu bagian dari lingkungan pendidikan yang mendorong anak untuk aktif belajar, bereksplorasi, dan bertumbuh.
Pada akhirnya, Outing Class SDIT Darojaatul ‘Uluum bukan sekadar perjalanan menuju berbagai destinasi, tetapi perjalanan pendidikan yang menghadirkan pengalaman, pengetahuan, kebersamaan, dan cerita. Setiap fase memiliki cerita yang berbeda, tetapi semuanya membawa semangat yang sama: belajar dengan gembira, tumbuh dengan karakter, dan mempersiapkan diri menuju masa depan yang gemilang.
SDIT Darojaatul ‘Uluum — Tempat Senyaman Rumah, Belajar dengan Gembira, Tumbuh dengan Karakter.

