Mengenal Keberagaman Budaya Indonesia melalui Culture Window Shopping SMPIT Darojaatul ‘Uluum

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam. Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri, mulai dari pakaian adat, bahasa, kesenian, makanan tradisional, hingga berbagai tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada generasi muda menjadi bagian penting dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air sekaligus membangun karakter siswa.

Sebagai bentuk pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, SMPIT Darojaatul ‘Uluum melaksanakan kegiatan Culture Window Shopping dengan tema “Merdeka Berkarya, Indonesia Berjaya” pada Senin, 21 September 2026 dan Selasa, 22 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Gazebo SMPIT ini merupakan bagian dari Kokurikuler Lintas Disiplin Ilmu yang memberikan pengalaman belajar kepada siswa melalui aktivitas yang interaktif dan kolaboratif.

Melalui Culture Window Shopping, siswa diajak untuk mengenal lebih dekat berbagai kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia. Konsep window shopping dikemas sebagai pengalaman belajar yang memungkinkan siswa mengamati, mengeksplorasi, berdiskusi, serta memperoleh berbagai informasi mengenai budaya Indonesia dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi siswa untuk menambah wawasan tentang keberagaman budaya Indonesia, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan berbagai keterampilan. Siswa belajar berkomunikasi, bekerja sama, menyampaikan informasi, menghargai pendapat, serta menunjukkan kreativitas selama mengikuti kegiatan. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan siswa.

Sebagai bagian dari kegiatan kokurikuler SMPIT Darojaatul ‘Uluum, Culture Window Shopping menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan berbagai bidang ilmu dengan pengalaman nyata. Siswa diberikan kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang mereka miliki sekaligus melihat bagaimana berbagai disiplin ilmu dapat saling terhubung dalam sebuah kegiatan pembelajaran.

Kepala SMPIT Darojaatul ‘Uluum, Ustadz Silakhudin, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pameran kokurikuler menjadi bentuk apresiasi terhadap proses belajar dan kreativitas peserta didik dalam mengembangkan potensi, keterampilan, serta karakter mereka.

“Alhamdulillah, kegiatan Pameran Kokurikuler SMPIT Darojaatul Uluum telah terlaksana dengan baik dan lancar. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap proses belajar dan kreativitas peserta didik dalam mengembangkan potensi, keterampilan, serta karakter mereka.”

Beliau juga mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi seluruh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan. Berbagai hasil karya yang ditampilkan menunjukkan semangat belajar, kreativitas, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama yang baik dari para peserta didik.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi seluruh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan ini. Berbagai hasil karya yang ditampilkan menunjukkan adanya semangat belajar, kreativitas, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama yang baik dari para peserta didik.”

Menurut Ustadz Silakhudin, M.Pd., kegiatan pameran kokurikuler diharapkan tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan hasil karya, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik untuk terus berkarya, berinovasi, percaya diri, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Semoga kegiatan pameran kokurikuler ini tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan hasil karya, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik untuk terus berkarya, berinovasi, percaya diri, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.”

Menambahkan hal tersebut, Waka Kurikulum SMPIT Darojaatul ‘Uluum, Ustadz Faiz Daroin, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Pameran Budaya Kokurikuler telah memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh peserta didik. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari peserta didik, guru pendamping, manajemen sekolah, hingga seluruh pihak yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillahirabbil’alamin, kegiatan Pameran Budaya Kokurikuler telah terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada seluruh peserta didik, guru pendamping, menejemen, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.”

Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar tentang keberagaman budaya, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, bertanggung jawab, serta berani menampilkan hasil karya di depan orang lain. Proses persiapan hingga pelaksanaan menjadi pengalaman belajar yang berharga karena setiap kelompok menghadapi tantangan yang berbeda dan berusaha mencari solusi bersama.

“Melalui kegiatan ini, saya melihat bahwa peserta didik tidak hanya belajar tentang keberagaman budaya, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, bertanggung jawab, serta berani menampilkan hasil karya di depan orang lain. Proses persiapan hingga pelaksanaan menjadi pengalaman belajar yang sangat berharga karena setiap kelompok menghadapi tantangan yang berbeda dan berusaha mencari solusinya bersama.”

Ustadz Faiz juga menekankan bahwa hasil yang baik tidak diperoleh secara instan. Dibutuhkan perencanaan, kerja sama, kedisiplinan, kreativitas, dan komitmen dari setiap anggota tim. Keberhasilan pameran menjadi hasil dari usaha bersama, bukan hanya kemampuan individu.

“Kegiatan ini juga mengajarkan bahwa hasil yang baik tidak diperoleh secara instan. Dibutuhkan perencanaan, kerja sama, kedisiplinan, kreativitas, dan komitmen dari setiap anggota tim. Keberhasilan pameran merupakan hasil dari usaha bersama, bukan hanya kemampuan individu.”

Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat dipersiapkan dengan lebih matang, pembagian tugas semakin jelas, pengelolaan waktu lebih efektif, serta setiap peserta didik semakin percaya diri dalam menyampaikan hasil belajarnya. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terus mengembangkan karakter, kreativitas, sekaligus rasa bangga terhadap keberagaman budaya Indonesia.

“Ke depan, kami berharap kegiatan serupa dapat dipersiapkan dengan lebih matang, pembagian tugas semakin jelas, pengelolaan waktu lebih efektif, dan setiap peserta didik semakin percaya diri dalam menyampaikan hasil belajarnya. Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk terus mengembangkan karakter, kreativitas, serta rasa bangga terhadap keberagaman budaya Indonesia.”

Selanjutnya, Ketua Pelaksana kegiatan, Miss Salsabila Al-Fira Rachmadhany, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan kokurikuler dengan konsep Window Shopping Kebudayaan yang mengusung tema “Merdeka Berkarya, Indonesia Berjaya” berlangsung menarik dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.

“Pelaksanaan kegiatan kokurikuler dengan konsep Window Shopping Kebudayaan yang mengusung tema Merdeka Berkarya, Indonesia Berjaya berlangsung dengan menarik dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.”

Menurut Miss Salsabila, kegiatan tersebut menghadirkan pembelajaran budaya Indonesia dengan cara yang lebih aktif, kreatif, interaktif, dan menyenangkan. Peserta didik tidak hanya memperoleh informasi melalui kegiatan membaca atau mendengarkan, tetapi juga terlibat secara langsung dalam menyiapkan, mempresentasikan, mengunjungi, dan mengapresiasi berbagai keragaman budaya yang ditampilkan oleh kelompok lain.

“Kegiatan ini menghadirkan pembelajaran budaya Indonesia dengan cara yang lebih aktif, kreatif, interaktif, dan menyenangkan. Peserta didik tidak hanya memperoleh informasi melalui kegiatan membaca atau mendengarkan, tetapi juga terlibat secara langsung dalam menyiapkan, mempresentasikan, mengunjungi, dan mengapresiasi berbagai keragaman budaya yang ditampilkan oleh kelompok lain.”

Konsep window shopping memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkeliling dari satu stan budaya ke stan lainnya. Dalam proses tersebut, terjadi interaksi, komunikasi, dan pertukaran pengetahuan antarpeserta didik. Hal ini membuat literasi budaya menjadi lebih hidup sekaligus mendorong tumbuhnya rasa ingin tahu dan kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.

“Konsep window shopping memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berkeliling dari satu stan budaya ke stan lainnya. Dalam proses tersebut, terjadi interaksi, komunikasi, dan pertukaran pengetahuan antarpeserta didik. Hal ini membuat literasi budaya menjadi lebih hidup sekaligus mendorong tumbuhnya rasa ingin tahu dan kebanggaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.”

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan berbagai karakter dan keterampilan peserta didik, seperti gotong royong, kreativitas, tanggung jawab, percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta sikap menghargai keberagaman. Peserta didik belajar bahwa perbedaan budaya merupakan kekayaan yang perlu dikenal, dihargai, dijaga, dan dilestarikan.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengembangkan berbagai karakter dan keterampilan peserta didik, seperti gotong royong, kreativitas, tanggung jawab, percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta sikap menghargai keberagaman. Peserta didik belajar bahwa perbedaan budaya merupakan kekayaan yang perlu dikenal, dihargai, dijaga, dan dilestarikan.”

Secara keseluruhan, kegiatan Window Shopping Kebudayaan telah memberikan suasana belajar yang edukatif sekaligus menyenangkan. Melalui kegiatan ini, semangat Merdeka Berkarya, Indonesia Berjaya diwujudkan dengan memberikan ruang kepada peserta didik untuk berkarya, berekspresi, berkolaborasi, dan mengenal lebih dekat keberagaman budaya Nusantara.

Semangat “Merdeka Berkarya, Indonesia Berjaya” menjadi pesan penting dalam kegiatan ini. Generasi muda tidak hanya perlu mengenal keberagaman budaya, tetapi juga memiliki peran untuk menjaga, menghargai, dan melestarikannya. Melalui kreativitas dan karya, siswa dapat turut memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia dengan cara yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Bagi SMPIT Darojaatul ‘Uluum, kegiatan pembelajaran seperti ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pendidikan yang seimbang antara kemampuan akademik, keterampilan, dan pendidikan karakter. Lingkungan sekolah diharapkan dapat menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, bereksplorasi, berkolaborasi, serta mengembangkan potensi diri melalui berbagai program dan kegiatan sekolah.

Culture Window Shopping pun menjadi salah satu pengalaman belajar yang memperlihatkan bahwa pendidikan dapat berlangsung dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Dari mengenal budaya, siswa belajar tentang keberagaman. Dari bekerja sama, siswa belajar tentang kebersamaan. Dan dari berkarya, siswa belajar bahwa setiap individu memiliki potensi untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Ustadz Silakhudin, M.Pd. menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari upaya SMPIT Darojaatul ‘Uluum dalam mewujudkan peserta didik yang berkarakter, kreatif, mandiri, dan berprestasi.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini. Semoga kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari upaya SMPIT Darojaatul Uluum dalam mewujudkan peserta didik yang berkarakter, kreatif, mandiri, dan berprestasi.”

Sementara itu, Ustadz Faiz Daroin, S.Pd. juga memberikan pesan kepada seluruh peserta didik agar terus mempertahankan semangat belajar dan berkarya serta mampu menghargai perbedaan dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

“Terima kasih atas semangat dan kerja keras seluruh peserta didik. Tetaplah belajar, berkarya, dan terus menjadi pribadi yang menghargai perbedaan serta mampu bekerja sama demi mencapai tujuan bersama.”

Melalui berbagai program pembelajaran dan kegiatan siswa, SIT Darojaatul ‘Uluum terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik. Bagi Ayah dan Bunda yang sedang mencari sekolah Islam terpadu di Depok, berbagai kegiatan kokurikuler dan pengembangan karakter dapat menjadi bagian dari pengalaman pendidikan yang diperoleh siswa di Darojaatul ‘Uluum.

Informasi mengenai SPMB SIT Darojaatul ‘Uluum juga dapat menjadi langkah awal bagi Ayah dan Bunda untuk mengenal lebih jauh program pendidikan, kegiatan siswa, serta lingkungan belajar yang tersedia. Mari bersama-sama mendampingi generasi muda untuk terus belajar, berkarya, mengenal keberagaman, dan tumbuh menjadi generasi yang membawa semangat positif bagi Indonesia.

Merdeka Berkarya, Indonesia Berjaya!