Depok — Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) 2026 SMPIT Darojaatul ‘Uluum telah terlaksana pada Kamis–Jumat, 20–21 Agustus 2026, bertempat di Pondok Zidane. Mengusung tema “Lead with Character: Integritas, Disiplin, dan Loyalitas Tanpa Batas”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen SIT Darojaatul ‘Uluum dalam menghadirkan pendidikan karakter dan kepemimpinan bagi siswa.
Sebagai salah satu sekolah Islam di Depok, SMPIT Darojaatul ‘Uluum tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, kemandirian, kedisiplinan, dan kemampuan kepemimpinan siswa. Melalui kegiatan LDKS, nilai-nilai tersebut diterapkan melalui pengalaman belajar yang aktif, kolaboratif, dan penuh tantangan.
LDKS 2026 diikuti oleh siswa-siswi kelas 7 SMPIT Darojaatul ‘Uluum, siswa kelas 8 yang pada tahun sebelumnya belum mengikuti LDKS, serta pengurus OSIS SMPIT Darojaatul ‘Uluum. Para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk melatih jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, integritas, tanggung jawab, kerja sama, loyalitas, dan kemandirian.
Dalam sambutannya, Ustadz Silakhudin, M.Pd. selaku Kepala SMPIT Darojaatul ‘Uluum, menyampaikan bahwa LDKS bertujuan untuk melatih dan memunculkan jiwa kepemimpinan dalam diri siswa, khususnya bagi siswa kelas 7, kelas 8 yang belum mengikuti kegiatan sebelumnya, serta para pengurus OSIS.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih seluruh siswa-siswi kelas 7 dan kelas 8 yang tahun kemarin belum ikut, agar jiwa kepemimpinannya dilatih dan muncul. Terkhusus pengurus OSIS, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mempersiapkan diri sebagai pengurus,” ungkap Ustadz Silakhudin, M.Pd.
Menurutnya, LDKS juga diharapkan dapat membentuk siswa menjadi pribadi yang lebih mandiri dan memiliki jiwa kepemimpinan. Setelah mengikuti kegiatan selama satu hari satu malam, siswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang lebih kuat, mandiri, dan berani mengambil peran, setidaknya dalam lingkungan kelas dan sekolah.
“Harapan bapak dengan dilaksanakannya Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa, kalian semua bisa memiliki yang pertama adalah kemandirian dan yang kedua adalah kepemimpinan. Setelah kalian mengikuti kegiatan selama satu hari satu malam, kalian diharapkan menjadi anak-anak yang mandiri, kuat, dan bisa memimpin, minimal di kelas,” lanjutnya.
Ustadz Silakhudin juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh aturan dan arahan selama kegiatan. Kedisiplinan dalam menjalankan aturan menjadi bagian dari proses pembelajaran kepemimpinan. Siswa juga diajak untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri, termasuk menjaga kesehatan, mengikuti seluruh kegiatan, serta mengatur dan merapikan barang pribadi.
Hal sederhana seperti menjaga barang bawaan menjadi bagian dari latihan kemandirian. Sebelum belajar memimpin orang lain, siswa perlu belajar memimpin dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
Dalam pelaksanaannya, LDKS SMPIT Darojaatul ‘Uluum juga menghadirkan Frastyo Utomo, S.Or. selaku pemateri dari Kostrad Kota Depok. Pembinaan dari Tim Kostrad Kota Depok memberikan pengalaman kepada peserta dalam mengembangkan kedisiplinan, kekompakan, ketangguhan, kerja sama tim, serta jiwa kepemimpinan.
Dalam tanggapannya, Frastyo Utomo, S.Or. menyampaikan rasa syukur karena kegiatan LDKS SMPIT Darojaatul ‘Uluum dapat berjalan dengan lancar. Ia juga berharap sinergi antara Kostrad Kota Depok dan SMPIT Darojaatul ‘Uluum dapat terus terjalin.
“Alhamdulillah, kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa LDKS SMPIT Darojaatul ‘Uluum berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan kegiatan kami dan SMPIT ini berjalan seiring waktu dan bisa bersinergi,” ujar Frastyo Utomo, S.Or.
Ia berharap pembinaan dan latihan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para siswa sehingga mereka mampu menjadi generasi yang berguna bagi bangsa dan negara sekaligus memberikan kontribusi positif bagi sekolah.
“Mudah-mudahan apa yang kita hasilkan, kita pimpin, kita latih, insyaallah anak-anak kita berguna bagi nusa, bangsa, dan negara serta bermanfaat bagi sekolah SMPIT Darojaatul ‘Uluum,” tambahnya.
Bagi para peserta, kegiatan LDKS juga meninggalkan pengalaman yang menyenangkan. Aisyah Ramadhani, salah satu peserta, mengungkapkan bahwa berbagai aktivitas selama LDKS memberikan kesan tersendiri.
“Pesan dan kesan aku selama LDKS ini seru. Outbound-nya seru, hari pertamanya ada PBB dan tentaranya baik-baik lho. Paginya di hari kedua ada senam. Senamnya seru lho. Habis itu kita berenang di atas, di Pondok Zidane,” ungkap Aisyah Ramadhani.
Pengalaman menarik juga dirasakan oleh Muhammad Rizqi Al Fatih. Ia menyampaikan bahwa selama LDKS, peserta mendapatkan banyak kegiatan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga memberikan pembelajaran tentang kepemimpinan.
“Saya mendapatkan kesan dan pesan yang sangat amat menarik. Pertama, kita belajar peraturan baris-berbaris. Kedua, kita juga belajar menjadi seorang pemimpin. Ketiga, games-games di sini sangatlah unik. Keempat, ice breaking di sini sangatlah amat menyenangkan karena banyak hal-hal yang bisa kita lakukan,” tutur Muhammad Rizqi Al Fatih.
Ia juga menceritakan keseruan kegiatan malam berupa api unggun dan berbagai penampilan peserta yang semakin mempererat kebersamaan selama LDKS.
“Kelima, ada api unggun saat malam. Ada pertunjukan api unggun saat malam dan penampilan-penampilan menarik lainnya. Dan nanti pas ingin pulang, kita akan berenang di kolam atas,” lanjutnya.
Beragam pengalaman tersebut menunjukkan bahwa LDKS 2026 SMPIT Darojaatul ‘Uluum tidak hanya menjadi kegiatan pelatihan kepemimpinan, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman nyata. Mereka belajar bekerja sama, mengikuti arahan, membangun komunikasi, menjaga kedisiplinan, serta bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan kelompok.
Pendidikan karakter seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di SMPIT Darojaatul ‘Uluum. Sekolah berupaya membekali siswa dengan kemampuan akademik sekaligus karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Bagi orang tua yang sedang mencari sekolah Islam di Depok dengan pendekatan pendidikan yang mengembangkan akademik, karakter, kepemimpinan, dan kemandirian siswa, berbagai program dan kegiatan di SMPIT Darojaatul ‘Uluum dapat menjadi salah satu informasi yang dapat dipertimbangkan dalam menentukan pilihan pendidikan putra-putri.
Informasi mengenai SPMB (Seleksi/Penerimaan Murid Baru) SIT Darojaatul ‘Uluum juga dapat menjadi referensi bagi orang tua yang sedang mempersiapkan pendidikan anak untuk tahun ajaran berikutnya. Melalui berbagai program pembelajaran dan kegiatan pengembangan diri, sekolah berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang siswa secara menyeluruh.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) 2026 telah terlaksana dengan baik. Semoga pengalaman selama dua hari di Pondok Zidane menjadi bekal bagi para siswa untuk terus bertumbuh menjadi generasi pemimpin yang berkarakter, berintegritas, disiplin, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan di sekitarnya.
Karena pada akhirnya, menjadi pemimpin bukan hanya tentang memimpin orang lain, tetapi juga tentang belajar memimpin diri sendiri.
Lead with Character, Lead with Purpose! 🎖️

